Sunday, December 9, 2012

Resume KSI Pertemuan 9 & 10

Pertemuan 9

Project Management

Projek, Adalah rangkaian kegiatan dgn awal dan akhir yg jelas, satu kali operasi dirancang untuk mencapai serangkaian tujuan dalam jangka waktu terbatas.
Manajemen proyek adalah merencanakan, menyusun organisasi, memimpin dan mengendalikan sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran jangka pendek yang telah ditentukan. Lebih jauh lagi manajemen proyek menggunakan pendekatan hiraki vertikal dan horizontal (H. Kerzner).
 
Lima tahap project management:
  1. Initiating (pembukaan) 
  2. Planning (perencanaan) 
  3. Executing (pelaksanaan) 
  4. Monitoring (monitoring/pengawasan)
  5. Closing (penutup) 
 
Batasan yang umum dalam semua manajemen proyek termasuk dikenal dengan Triple Constraint yang harus diperhatikan yaitu:
  1. Scope/Ruang Lingkup 
  2. Time/Batasan Waktu 
  3. Cost/Batasan Biaya
  4. Quality/Kualitas
Kualitas menjadi kriteria yang ditetapkan bersama antara pemberi dan penerima proyek untuk dicapai oleh pelaksanan proyek sebagai standar kualitas dari produk yang dihasilkan. Berdasarkan standar kualitas pelaksana proyek berusaha untuk menetapkan target-target yang harus dipenuhi dari setiap tahap pelaksanaan proyek.

Adapun Stakeholder Proyek itu sendiri yaitu :
  1. Tim Manajemen Proyek 
  2. Sponsor
  3. Influencer
  4. Project end-user
  5. Champion proyek
Sumber:
http://fadjriahjulianti.blogspot.com/2011/06/it-project-management.html?zx=6147e08824e96693
http://mbegedut.blogspot.com/2012/06/pengertian-manajemen-proyek-menurut.html
http://projectmanagement-aria.blogspot.com/


Pertemuan 10

Business Information Systems Strategy

Strategi adalah Rencana yang disatukan, luas dan berintegrasi yang menghubungkan keunggulan strategis perusahaan dengan tantangan lingkungan, yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama dari perusahaan dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi (Glueck dan Jauch, p.9, 1989).

Strategi Bisnis  yaitu pemanfaatan objek,linkungan atau apapun di sekitar kita yang dapat menunjang bisnis kita dari segi apapun terutama sisi pemasaran

Elemen  Strategi Sistem Informasi:
  1. Bussines information systems strategy
  2. Information systems functional strategy
  3. IT strategy
  4. Applications strategy

Sumber:
http://definisimu.blogspot.com/2012/11/definisi-strategi.html#_


 

Resume KSI Pertemuan 7 & 8

Pertemuan 7

e-Business adalah suatu kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis  dengan memanfaatkan teknologi elektronik. Penggunaan sehari-hari, e-business tidak hanya menyangkut e-commerce saja. Dalam hal ini, e-commerce merupakan sub bagian dari e-business. Sementara e-business meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet. Sebagai bagian dari e-business, e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet. E-business berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: electronic purchasing, SCM, pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis.

e-Business dpat dibagi menjadi 4, antara lain :
  1. Customer Relationship Management (CRM)
  2.  Enterprise Resource Planning (ERP)
  3. Enterprise Application Programs (EAI)
  4. Supply Chain Management (SCM)

Manfaat dari e-business :
  1. Meningkatkan kinerja operasional perusahaan
  2. Meningkatkan peluang akses ke pasar, pemasok dan pendanaan yang luas
  3. Meningkatkan efisiensi perusahaan
  4. Mempermudah pengolahan aset perusahaan
  5. Meningkatkan kualitas layanan pada pelanggan
  6. Meningkatkan komunikasi seluruh stakeholder
  7. Mengatasi kesenjangan digital
  8. Media mempromosikan kompetensi perusahaan
  9. Memperlancar transaksi bisnis
  10. Sarana penyebaran informasi secara luas

E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Perbedaan e-business dengan e-commerce:
e-commerce :
mencakup segala kegiatan jual beli dan pertukaran informasi bisnis secara electronik termasuk internet.
e-business :
memiliki definisi lebih luas dari e-commerce karena di dalamnya tidak hanya pembelian dan penjualan namun layanan pelanggan, kolaborasi dengan mitra bisnis dan mengelola transaksi elektronik dalam organisasi. atau dapat disimpulkan e-business mencakup segala aktivitas dan aspek yang ada di ecommerce, plus bagaimana cara menjalankan bisnis (proses internal dalam organisasi).
 
Sumber:
http://id.shvoong.com/business-management/2214019-pengertian-business-electronic-business/
http://www.baliorange.web.id/pengertian-ecommerce/
http://ewawan.com/pengertian-e-business-atau-definisi-e-business.html


Pertemuan 8

Developing Business atau IT Solutions menyediakan sebuah kerangka kerja konseptual, untuk membantu memvisualisasikan komponen dasar, proses, dan interface dari aplikasi utama bisnis berbasis elektronik, yang fokus pada mewujudkan proses bisnis fundamental yang selaras dengan kepentingan Pelanggan, Pemasok, Rekanan, Karyawan.

Lima Langkah dalam Siklus Pengembangan Sistem :
- Siklus Pengembangan :
  1. Investigasi Sistem  Output : Studi Kelayakan  
  2. Analisis Sistem Output : Kebutuhan Fungsional
  3. Desin Sistem Output : Spesifikasi Sistem 
  4. Implementasi Sistem Output : Sistem Operasional
  5. Perawatan Sistem Output : Sistem yang lebih baik
- Investigasi Sistem (Systems Investigation) :
  1. Tentukan ada tidaknya masalah/ kesempatan bisnis
  2. Lakukan studi kelayakan untuk menentukan apakah sistem informasi baru atau peningkatannya merupakan solusi layak.
  3. Kelayakan Organisasi ,Apakah sistem ini akan mendukung tujuan strategis organisasi?
  4. Kelayakan Operasional : Penerimaan user Dukungan Manajemen Kebutuhan pelanggan, pemasok dan pemerintah
  5. Buat rencana usulan proyek dan meminta persetujuan maajemen
  6. Melakukan Cost/Benefit Analysis
- Analisis Sistem :
  1. Analisis kebutuhan informasi dari user, dan lingkungan organisasi.  
  2. Analisis aktivitas, sumberdaya, dan produk sistem yang sedang berjalan  
  3. Analisis kebutuhan fungsional dari satu sistem yang mampu meme-nuhi kebutuhan user:  
- Desain Sistem :
  Output – Spesifikasi sistem :
  1.   Spesifikasi “user interface”
  2. Spesifikasi basis data
  3. Spesifikasi piranti lunak
  4. Spesifikasi perangkat keras dan jaringan
  5. Spesifikasi personil.
- Perawatan Sistem :
  • Lakukan proses review pasca imple-mentasi untuk memantau, mengevalusi, dan memodifikasi sistem sesuai kebutuhan .

Saturday, November 24, 2012

Resume KSI Pertemuan 5 & 6

Pertemuan 5

Sistem Informasi Pemasaran

Pemasaran
Kegiatan perseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang jasa dan gagasan.

Sistem Informasi Pemasaran
Suatu sistem berbasis komputer yang bekerja sama dengan sistem informasi fungsional lain, yang dimaksudkan untuk mendukung manajemen perusahaan berkaitan dengan penyelesaian masalah pemasaran produk perusahaan.

Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yg berkaitan dengan:

  1. Product ==> dapat berupa fisik maupun jasa
  2. Promotion ==> berhubungan dengan semua cara yang mendorong penjualan
  3. Place ==> berhubungan dengan cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran distribusi
  4. Price ==> terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan 

Model Sistem informasi pemasaran :

- Subsistem Input 
  • Berasal dari Sistem Informasi Akuntansi yang melakukan pengumpulan data untuk menjelaskan transaksi pemasaran. Selain itu juga mencakup subsistem intelijen pemasaran dari subsistem penelitian pemasaran(Marketing Research)
- Subsistem Output
  • Produk
  • Tempat
  • Promosi
  • Harga
  • Bauran(mix)


Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia

Sistem Informasi sumber daya manusia 
Suatu sistem yang menunjang manajemen untuk mempermudah dalam proses pengambilan keputusan yang meliputi aktivitas merencanakan, menerima,menempatkan, melatih dan mengembangkan serta memelihara atau merawat sumber daya manusia atau anggota perusahaan.

Sumber Daya Manusia memiliki empat kegiatan utama :
- Perekrutan dan Penerimaan( recruitment and hiring)
- Pendidikan dan Pelatihan
- Manajemen Data
- Penhentian dan Administrasi Tunjangan

Model Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Model HRIS meliputi tiga subsistem input :
- SIA (Sistem Informasi Akuntansi).
   Menyediakan data personil yang berkaitan dengan keuangan.
- Penelitian Sumber Daya Manusia.
   Berfungsi untuk mengumpulkan data melalui proyek penelitian khusus
- Inteligen Sumber Daya Manusia
   Berfungsi mengumpulkan data yang berhubungan dengan sumber daya manusia dari lingkungan perusahaan yang meliputi :
  • Inteligen Pemerintah
  • Inteligen Pemasok
  • Inteligen Serikat Pekerja
  • Inteligen Masyarakat global
  • Inteligen masyarakat Keuangan
  • Inteligen Pesaing


Pertemuan 6

Cross Functional Managements

Customer Relationship Management (CRM)
Adalah suatu jenis  strategi perusahaan  yang secara khusus membahas teori mengenai penanganan hubungan antara perusahaan dengan pelanggannya dengan tujuan meningkatkan nilai perusahaan di mata para pelanggannya.CRM juga dapat didefinisikan sebagai  strategi atau pendekatan yang diterapkan suatu organisasi untuk mempelajari kebiasaan dan keperluan pelanggan sehingga suatu organisasi memiliki hubungan yang lebih dekat ke pelanggan. Terdapat juga pengertian lain dari CRM, dimana CRM didefinisikan sebagai sistem informasi yang terintegrasi yang digunakan untuk merencanakan, menjadwalkan, dan mengendalikan aktivitas-aktivitas prapenjualan dan pascapenjualan dalam sebuah organisasi.

Pentingnya CRM dan Pengguna CRM:
  1. karena tingkat persaingan global antar perusahaan kian besar
  2. fakta bahwa untuk mendapatkan pelanggan baru bisa 10 biaya untuk menjaga pelanggan yang sudah ada
  3. trend bisnis saat ini yang tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan loyalitas pelanggan ke perusahaan kita
  4. banyak konsumen yang menginginkan pelayanan purna jual
Pengguna CRM : bisa dari perusahaan/bidang usaha berskala kecil sampai ke perusahaan berskala besar.

Secara umum tujuan penerapan CRM adalah :
  1. Mengenali dan menganalisa relasi
  2. Mengenali dan menganalisa  pasar
  3. Mengenali dan menganalisa produk keluaran

Hal – hal penting dalam penerapan CRM :
  1. Sasaran untuk jangka panjang
  2. Sasaran sesuai
  3. Hasil yang dicapai dapat menjadi kunci bagi bisnis perusahaan
  4. Penerapan CRM dapat mengurangi biaya perusahaan secara keseluruhan
  5. Nilai resiko akibat penerapan CRM
Kendala yang muncul setelah penerapan CRM :
  1. Pada aplikasi TI,terbuangnya feature atau kelebihan – kelebihan yang ditawarkan TI dengan percuma
  2. Pelanggan tetap mengeluh
  3. Hubungan dengan pelanggan tetap transaksional
  4. Tidak ada peningkatan efisiensi
  5. Staf sales dan marketing masih saling menyembunyikan data
  6. Keuntungan perusahaan masih stagnan

Supply Chain Management
Merupakan suatu rangkaian proses-proses dan aliran yang terjadi didalam dan diantara tahapan rantai pasok yang berbeda dan berkombinasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan atas suatu produk. Konsep supply chain ini mengintegrasikan secara efisien antara pemasok, perusahaan manufaktur, pergudangan, dan toko, sehingga barang yang diproduksi dan didistribusi dengan kualitas yang tepat, lokasi yang tepat, dan waktu yang tepat, untuk meminimumkan biaya-biaya pada kondisi yang memuaskan kebutuhan tingkat pelayanan.

Fungsi SCM:
  1. Mengubah bahan baku menjadi produk jadi dan menghentikannya ke pemakai akhir
  2. Sebagai mediasi pasar yakni memastikan apa yang disupplay mencermikan aspirasi pelanggan

3 macam komponen SCM:
  • Rantai Suplai Hulu/Upstream supply chain
Bagian upstream (hulu) supply chain meliputi aktivitas dari suatu perusahaanmanufaktur  dengan para penyalurannya (yang mana dapat manufaktur,assembler, atau kedua-duanya) dan koneksi mereka kepada pada penyalur mereka (para penyalur second-trier).Hubungan para penyalur dapat diperluas kepada beberapa strata, semua jalan dari asalmaterial (contohnya bijih tambang, pertumbuhan tanaman). Di dalam upstream supplychain, aktivitas yang utama adalah pengadaan.

  • Manajemen Internal Suplai Rantai/Internal supply chain management
Bagian dari internal supply chain meliputi semua proses pemasukan barang ke gudangyang digunakan dalam mentransformasikan masukan dari para penyalur ke dalamkeluaranorganisasiitu. Hal ini meluas dari waktu masukan masuk ke dalam organisasi.Di dalam rantai suplai internal, perhatian yang utama adalah manajemen produksi, pabrikasi, dan pengendalian persediaan

  • Segmen Rantai Suplai Hilir/Downstream supply chain segment
Downstream (arah muara) supply chain meliputi semua aktivitas yang melibatkan pengiriman produk kepada pelanggan akhir. Di dalam downstream supply chain, perhatian diarahkan pada distribusi, pergudangan, transportasi, dan after-sales-service.


Sumber:

Wednesday, October 17, 2012

Resume Manajemen Sumber Daya Manusia

Pertemuan 1


Manajemen sebagai seni:
Adalah seni di dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.(Mary parker)

Manajemen sebagai ilmu:
Manajemen sebagai bidang ilmu pengetahuan yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja sama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerjasama ini lebih bermanfaat bagi kemanusiaan.(Luther Gulick)

Definisi Manajemen:
Manajemen adalah suatu usaha merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan kegiatan dalam organisasi agar tujuan organisasi tercapai secara efektif dan efisien.

Definisi organisasi.
Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

Komponen Organisasi :
- Tujuan
- Struktur
- Orang

Keberhasilan Organisasi:
- Mekanisme kerja yang sesuai
- Anggaran yang memadai
- Iklim kerja yang positif
- Tenaga operasional yang terampil sesuai dengan bidangnya

Pengaruh lingkungan dalam organisasi:
lingkungan internal dan eksternal.

Lingkungan internal:
- Struktur
- Budaya
- Sumber daya
- Pemegang saham

Sumber daya organisasi:
- Men
- Money
- Machine
- Material
- Method


Manajemen Sumber Daya Manusia
Adalah kebijakan dan praktik yang dbutuhkan seseorang untuk menjalankan sumber daya manusia dari posisi seorang manajemen meliputi perekrutan, penyaringan, pelatihan, pengupahan dan penilaian.

Peran Manajemen SDM:
- Strategis: sebagai kontributor bisnis
- Operasional: mengatur aktivitas SDM
- Penasihat karyawan: petugas moral
- Administratif: fokus pada pekerjaan administratif

========================================================================

Pertemuan 2

Empat pilar pengorganisasian:
- Division of work
- Departmentalization
- Hierarchy
- Coordination

Fungsi MSDM
  • Fungsi Perencanaan : perencanaan tenaga kerja secara efektif serta efisien agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan
  • Fungsi Rekruitmen dan Seleksi : SDM melakukan perekrutan dan seleksi tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan.
  • Fungsi Pelatihan dan Pengembangan : proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis, konseptual dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan.pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.
  • Fungsi Keamanan dan Kesehatan : Departemen sumber daya manusia mempunyai tanggung jawab utama untuk mengadakan pelatihan tentang keselamatan kerja, mengidentifikasi dan memperbaiki kondisi yang membahayakan tenaga kerja, dan melaporkan adanya kecelakaan kerja.
  • Fungsi Kompensasi dan Kesejahteraan : pemberian balas jasa langsung (direct) dan tidak langsung (indirect), uang atau barang kepada karyawan sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada perusahaan.
  • Fungsi Penilaian Kinerja : Para manajer menanggung tanggung jawab utama untuk mengevaluasi bawahannya dan departemen sumber daya manusia bertanggung jawab untuk mengembangkan bentuk penilaian kinerja yang efektif dan memastikan bahwa penilaian kinerja tersebut dilakukan oleh seluruh bagian perusahaan.
  • Fungsi Penelitian : departemen SDM melakukan analisis terhadap masalah individu dan perusahaan serta membuat perubahan yang sesuai.
  • Hubungan Pekerja : departemen SDM berperan aktif dalam melakukan negosiasi dan mengurus masalah persetujuan dengan pihak serikat pekerja.
========================================================================
Pertemuan 3

Perencanaan SDM
Proses yang dilakukan para manajer untuk menjamin bahwa mereka memiliki jumlah dan jenis orang yang tepat di tempat yang tepat, dan pada saat yang tepat, yang mampu menyelesaikan sejumlah tugas yang dibebankan secara efektif dan efisien. Melalui perencanaan, organisasi dapat menghindari kekurangan dan kelebihan dana. (Robbin dan Coulter (2009,h.346)

Fungsi Perencanaan SDM
• Individual
  •   mengetahui secara pasti rencana ketenagakerjaan dari organisasi
  •  memungkinkan pekerja untuk menyusun pengembangan karir bagi dirinya sendiri

• Organisasi
  • membantu pimpinan organisasi dalam upaya mendaya-gunakan SDM yang ada efisiensi
  • mampu menarik tenaga kerja yang benar-benar dibutuhkan, baik secara kuantitatif atau kualitatif yang dilakukan pada waktu yang tepat.
  • menambah kuatnya daya saing organisasi terhadap organisasi lain.

Prosedur Perencanaan SDM
  • Menetapkan secara jelas kualitas dan kuantitas SDM yang dibutuhkan.
  • Mengumpulkan data dan informasi tentang SDM.
  • Mengelompokkan data dan informasi serta menganalisisnya.
  • Menetapkan beberapa alternative.
  • Memilih yang terbaik dari alternative yang ada menjadi rencana.
  • Menginformasikan rencana kepada para karyawan untuk direalisasikan.
========================================================================
Pertemuan 4

Rekruitmen
- Proses untuk mendapatkan dan menarik pelamar sehingga perusahaan memiliki kumpulan calon karyawan.
- Usaha untuk mencari tenaga kerja dari sumber yang ada sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

Sumber Rekrutmen
INTERNAL : Promosi, transfer, rotasi.
EKSTERNAL
- Mereka yang mencari pekerjaan untuk Pertama kali
- Mereka yang sudah bekerja, tetapi tidak puas, ingin pindah kerja
- Mereka yang pernah bekerja & mengganggur

SUMBER-SUMBER TENAGA KERJA
- Internal Source
  Menggunakan Sumber dari dalam (Internal Source) dengan tujuan :
  – Meningkatkan morale (semangat) tenaga kerja yang sudah ada
  – Menjaga Kesetiaan Pegawai
  – Memberi motivasi kerja pada pegawai
  – Memberi penghargaan atas prestasi pegawai

  Keuntungan
  – Lowongan cepat terisi
  – Penyesuaian diri cepat
  – Meningkatkan semangat kerja pegawai
  – Menumbuhkan komitmen
  – Menekan biaya proses rekrutmen
  – Mengurangi biaya orientasi dan pelatihan

  Kelemahan
  – Menghambat Gagasan Baru
  – Dapat menimbulkan konflik bila penempatan salah
  – Karakter yang tidak baik akan tetap terbawa
  – Adanya kemungkinan promosi karyawan melebihi kapabilitas
  – Menghambat kreatifitas dan inovasi

- External Source
  Menggunakan sumber dari luar (external source) dengan tujuan :
  – Memperoleh gagasan/idea baru yang konstruktif
  – Untuk mencegah timbulnya persaingan yang bersifat negatif

  Keuntungan
  – Kesalahan dalam pengisian jabatan dapat dihindari karena adanya peluang besar untuk memperoleh calon  potensial
  – Kualifikasi tenaga kerja dapat lebih terjamin
  – Adanya gagasan/idea, nuansa yang baru
  – Transfer pengetahuan baru kepada karyawan lama

  Kelemahan
  – Proses memakan waktu lama
  – Membutuhkan biaya yang besar
  – Akan terjadi rasa tidak enak pada diri tenaga kerja yang sudah ada
  – Kelemahan bisa terjadi pada persoalan teknis
  – Perlu waktu lama bagi karyawan untuk penyesuaian
========================================================================
Pertemuan 5

Tujuan dari Pelatihan dan pengembangan
Memperbaiki efektifitas kerja untuk mencapai hasil kerja yang telah ditetapkan dan dilakukan oleh Training (pelatih) untuk memperbaiki penguasaan ketrampilan dan teknik-teknik pelaksanaan pekerjaan.

Metode Pelatihan:
On-the-job training (OJT)
Memberikan pelajaran mengenai pekerjaan melaluipekerjaan yang sebenarnya.
- Metode
  - Pelatihan
  - Rotasi
  - Tugas khusus
- Keuntungan
  - Murah
  - Adanya umpan balik segera
- Magang
  - Mengkombinasikan OJT dan instruksi kelas.
- Belajar secara informal
  - Belajar dari kegiatan yang dilakukan sehari-hari.
- Job instruction training (JIT)
  - Memberikan daftar pekerjaan, kunci dalammelakukan kerja, dan langkah-langkah kerjanya

OFF The Job Training
- Program-program pengembangan eksekutif di universitas-universitas atau lembaga-lembaga pendidikan lainnya, dimana para manajer berpartisipasi dalam program-program yang dibuka untuk umum melalui penggunaan analisa kasus, simulasi dan metode-metode lainnya.
- Latihan laboratorium, di mana seseorang belajar lebih sensitif (peka) terhadap orang lain, lingkungan.
- Pengembangan organisasi, yang menekankan perubahan, pertumbuhan, dan pengembangan keseluruhan organisasi
========================================================================
Pertemuan 6

Penilaian kinerja
Proses mengukur prestasi kerja yang dilakukan sebuah organisasi untuk mengevaluasi hasil kerja para karyawannya

Tujuan & Manfaat:
- Performance Improvement
- Compensation Adjustment
- Placement decision
- Training and Development needs
- Career planning & development
- Staffing process deficiencies
- Informational inaccuracoes and job-design errors
- Equal employment opportunity
- External challenges
- Feedback

Elemen Penilaian Kerja:
  • Validitas: keabsahan standar penilaian (sesuai dan relevan dengan jenis pekerjaan yg akan dinilai)
  • Agreement: standart penilaian disetujui dan diterima oleh semua pegawai
  • Realistis: dapat dicapai sesuai dengan kemampuan
  • Obyektif: Mampu mencerminkan keadaan yg sebenarnya tanpa menambah/mengurangi kenyataan

Proses Penilaian Kerja
- Mengidentifikasi Tujuan spesifik peniliaian kerja
- Menetapkan standar terhadap suatu jabatan
- Menyusun kriteria kinerja dan komunikasikan pada karyawan
- Melakukan penilaian kerja
- Mendikusikan hasil penilaian dengan pegawai

Masalah dalam Penilaian Kerja:
  • Halo Effect : satu aspek penilaian mempengaruhi aspek lainnya
  • Liniency Effect : harus berbuat baik pada pegawai
  • Severity Effect : harus menekan pegawai
  • Central Tendency : menilai rata-rata
  • Assimilation Effect : penilai cenderung menyukai pegawai yg mempunyai ciri-ciri atau sifat seperti mereka
  • Differential Effect : penilai cenderung menyukai pegawai yg mempunyai ciri-ciri atau sifat yg tidak ada pada dirinya
  • Recency Effect : memberikan penilaian atas dasar perilaku yg baru disaksikan






Sunday, September 30, 2012

Resume KSI Pertemuan 3 & 4

Pertemuan 3


Dimension Of Information System


Strategic Management
Strategic Management atau Top Management biasanya berhubungan dengan keputusan yang dibuat untuk cakupan yang sangat luas dan bersifat jangka panjang.

Tactical Management
Tactical Management atau Middle Management merupakan level manajemen yang membutuhkan informasi yang bersifat ringkasan. Informasi yang dibutuhkan meliputi data review, ringkasan, dan data hostori untuk membantu perencanaan dan pengontrolan operasional organisasi dan penerapan kebijakan yang telah dirumuskan oleh Management Level Atas . Keputusan yang dibuat biasanya bersifat jangka menengah.

Operational Management
Operational Management atau First line Management merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Mereka sering disebut supervisor, manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen, atau bahkan mandor.

Data yang dapat diubah menjadi Informasi:
-  Gambar
-  Numerik
-  Tabel
-  Diagram

Decision Support System
merupakan suatu sistem informasi yang diharapkan dapat membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan.


Komponen Decision Support System
Database
Sistem database berisi kumpulan dari semua data bisnis yang dimiliki perusahaan, baik yang berasal dari transaksi sehari-hari, maupun data dasar (master file). Untuk keperluan DSS, diperlukan data yang relevan dengan permasalahan yang hendak dipecahkan melalui simulasi.

Model Base
Komponen kedua adalah Model Base atau suatu model yang merepresentasikan permasalahan ke dalam format kuantitatif (model matematika sebagai contohnya) sebagai dasar simulasi atau pengambilan keputusan, termasuk di dalamnya tujuan dari permasalahan (obyektif), komponen-komponen terkait, batasan-batasan yang ada (constraints), dan hal-hal terkait lainnya.

Software System
Kedua komponen tersebut untuk selanjutnya disatukan dalam komponen ketiga (software system), setelah sebelumnya direpresentasikan dalam bentuk model yang “dimengerti” komputer . Contohnya adalah penggunaan teknik RDBMS (Relational Database Management System), OODBMS (Object Oriented Database Management System) untuk memodelkan struktur data. Sedangkan MBMS (Model Base 2 Management System) dipergunakan untuk mere-presentasikan masalah yang ingin dicari pemecahannya. Entiti lain yang terdapat pada produk DSS baru adalah DGMS (Dialog Generation and Management System), yang merupakan suatu sistem untuk memungkinkan terjadinya “dialog” interaktif antara komputer dan manusia (user) sebagai pengambil keputusan.

Sumber:
http://itsum.wordpress.com/tag/tactical-management/
http://gufronirido.blogspot.com/2009/05/tingkatan-manajemen.html
http://spermagaul.wordpress.com/2009/06/15/dss-decision-support-system/



Pertemuan 4

SISTEM INFORMASI FUNGSIONAL

Sistem Informasi Akuntansi
Merupakan sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi akuntansi. sisten ini mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan dalam perusahaan.

5 Tugas dasar Sistem Informasi Akuntansi:
- Pengumpulan data
- Manipulasi  Pemrosesan data
- Manajemen Data
- Pengendalian Data
- Penyiapan dokument


Sistem Informasi Keuangan
Digunakan untuk mendukung manajer keungan dalam mengambil keputusan yang menyangkut persoalan perusahaan dan pengalokasian serta pengendalian sumber daya keuangan dalam perusahaan. Informasi yang disajikan dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus. Data keuangan berasal dari sumber internal dan eksternal 

Subsistem Sistem Informasi Keuangan:

  • Subsistem intelijen keuangan berfungsi untuk mengidentififkasi sumber-sumber keuangan eksternal yang dapat manambah dana bagi perusahaan.
  • Subsistem audit internal berfungsi untuk menangani hasil-hasil audit secara internal
  • subsistem pemrosesan transaksi berupa sistem informasi akuntansi yang menghasilkan data-data keuangan
  • subsistem peramalan dan perencanaan keuangan berfungsi melakukan evaluasi terhadap kinerja keuangan saat ini dan terproyeksi dalam bisnis, membantu menentukan kebutuhan pendanaan dalam bisnis dan analisa metode-metode alternatif pendanaan
  • subsistem manajemen dana berguna untuk membantu pengelolaan aset
  • subsistem pengendalian keuangan berfungsi untuk melakukan evaluasi keuangan dan dampak keuangan terhadap pengeluaran modal yang diajukan.


Sistem Informasi Manufaktur
digunakan untuk mendukung fungsi produksi yang meliputi seluruh kegiatan yang terkait dengan perencanaan dan pengendalian proses untuk memproduksi barang atau jasa.


  • CAD : sistem yang menggunakan komputer untuk merancang suatu produk
  • CAM : sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengontrol suatu proses produksi
  • ROP: Sistem yang mendasarkan keputusan pembelian
  • MRP : Sistem yang dipakai untuk merencanakan kebutuhan berbagai bahan baku yang diperlukan dalam proses produksi
  • Robotic: Alat yang secara otomatis melakasanakan tugas-tugas tertentu dalam proses manufaktur



Sumber: http://www.slideshare.net/yaqinov/02-macam-macam-sistem-informasi


Tuesday, September 25, 2012

IBM Success Stories

EMT
EMT adalah salah satu penyedia telekomunikasi seluler  terkemuka Estonia.  Perusahaan ini memiliki lebih dari 80 toko retail dan kantor cabang di seluruh negeri, perusahaan ini juga mempekerjakan sekitar 500 orang lebih.

MIS yang digunakan:
EMT bekerjasama  dengan WebMedia, Mitra Bisnis IBM, untuk menciptakan cara sederhana untuk mengelola aturan bisnis, dengan menggunakan IBM WebSphere ILOG JRules.

Manfaat:
Back-office staf dapat membuat aturan yang menentukan bagaimana campaigns dan services akan digunakan dan siapa sasaran mereka - tanpa memerlukan programming knowledge yang lain.

Informasi yang  diperoleh oleh tiap level manajemen 
Top Management:
memperoleh informasi yang lebih cepat dari middle management untuk  menentukan strategi yang digunakan untuk memenuhi apa yang dibutuhkan oleh para pelanggan.

Middle Management:
memeproleh informasi yang lebih capat dan akurat dari Low Management

Low Management:
memperoleh informasi produk yang diinginkan oleh pelanggan dan kemudian  disampaikan terhadap middle management untuk disampaikan kepada top management


Sumber: http://www-01.ibm.com/software/success/cssdb.nsf/CS/STRD-82ZF2L?OpenDocument&Site=corp&cty=en_us

Tuesday, September 18, 2012

Resume KSI pert.1-2

Sistem adalah Sekumpulan yang saling terkait dan bekerjasama untik mencapai tujuan tertentu dengan menerima input dan menghasilkan output melalui suatu proses transformasi yang terorganisasi dan memiliki batasan yang jelas.

Sistem Informasi adalah Sekumpulan pelaksana, prosedur dan alat yang d organisasikan secara terintegrasi untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat.

Tipe-tipe sistem informasi
Manual
- Paper-based
- Computer based
Otomatis
- Teknologi sistem informasi

Teknologi sistem informasi adalah Sekumpulan prosedur, hardware, software, dan brainware yang di organisikan secara terintegrasi  untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat.

Model sistem informasi bisnis :
People resources
- End user
- IS specialist
Software resources :
Semua intruksi / langkah pemrosesan data dan/atau informasi
Hardware resources :
Semua perangkat fisik yang digunakan untuk melakukan pengolahan data
Network resources : Semua perangkat fisik yang yang digunakan untuk mengalirkan data ke pengguna di   tempat yang berbeda   lokasi
Data resources : Semua fakta yang terkait dengan transaksi bisnis dan informasi yang merupakan hasil pengolahan fakta transaksi bisnis

Sistem informasi bisnis harus dapat
-          menyampaikan informasi yang tepa
-          kepada orang yg tepat
-          pada waktu yang tepat
-          dengan menggunakan format yang tepat

Kerangka pengetahuan TSI
-          foundation concepts
-          information technology
-          bussiness application
-          development processes
-          management challenges

Operating Support system
-          Sistem informasi yang digunakan untuk meningkatkan efesiensi dan efeektifitas, pengendalian proses, komunikasi dan kolaborasi kegiatan operasional bisnis
-          Transaction processing system (mengolah data operasional transaksi bisnis)
-          Process control system  (memantau dan mengendalikan proses fisik)
-          Enterprise collaboartion systems (meningkatkan kerjasama dan komunikasi)

Type of OSS Transaction Processs
-          Batch processing
-          Online processing

Management Support System
-          System informasi yang digunakan untuk menyediakan informasi dan mendukung proses pengambilan keputusan yang efektif oleh manajemen (manajer dan direksi)
-          Management information system (menyediakan laporan, rekap dan display dari kegiatan operasional bisnis)
-          Decision support system (menyediakan dukungan terhadap pengambilan keputusan secara enteractive)
-          Executive information system (menyediakan informasi dari internal dan external perusahaan untuk executives
Other support system
-          Expert systems
-          Knowledge management system

Klasifikasi SIB berdasarkan ruang lingkup
-          Functional business systems
-          Strategic information system
-          Cross-functional information system