Tuesday, October 1, 2013

Arsitektur dan Infrastruktur Data Warehouse Perusahaan Xl Axiata

Arsitektur yang digunakan adalah Dependent Data Mart.
Pada arsitektur independent data mart ada keterbatasan dalam proses Extraction, Tranformation dan Loading (ETL). Dependent data mart dikembangkan untuk mengurangi keterbatasan tersebut. Dependent data mart menggunakan data warehouse yang terpusat untuk hasil ETLnya. kapabilitas melakukan drill-down pada independent data mart,  dapat dihilangkan dengan menyediakan suatu sumber terintegrasi untuk seluruh operasional data dalam suatu operasional data store.



Tuesday, September 24, 2013

Tugas 3 Data Warehouse

1. Cari Paper tema: perusahaan yang ingin membangun Data Warehouse! (tidak boleh sama)

XL Menggandeng Teradata Untuk Menangani Data Warehousing


XL Asiata, salah satu perusahaan operator layanan telekomunikasi mobile Indonesia atau lebih dikenal dengan XL. Xl mempunyai komitmen melayani konsumen dengan mengerahkan seluruh keahliannya. XL juga ingin memberikan competitive analisis dan enterprise data warehousing kepada pelanggannya.
Sebagai bentuk komitmen tersebut,  XL melakukan kerjasama dengan Teradata, salah satu perusahaan kelas dunia yang fokus dengan data warehousing dan integrated marketing Management. Teradata akan membantu XL untuk memberikan solusi data warehousing bagi konsumennya.

XL berharap adanya platform dari Teradata yaitu Teradata Active Enterprise Data Warehousing (EDW) akan semakin mendukung kebutuhan informasi operasional yang mendekati real-time. Platform ini diperlukan untuk mengatur volume data yang besar untuk mendapatkan gambaran penting, analisis dan laporan tepat waktu. Platform Teradata ini akan memberikan kinerja warehousing lebih baik dalam memenuhi kebutuhan XL dan juga mampu memberikan pondasi proses data warehouse ke depan.  

Penanganan data warehouse menjadikan XL semakin memperbaiki tingkat pelayanannya dalam hal proses pelaporan yang makin sederhana, menjawab pertanyaan penting pemakai dan membantu mengetahui profil konsumennya secara real-time. XL berkeyakinan bahwa penanganan data warehousing yang lebih baik, akan meningkatkan kemampuan kompetitif analitik dan mampu tercapainya pertumbuhan pendapatan yang tinggi.

Teradata juga sangat senang dapat melayani XL yang merupakan salah satu operator telekomunikasi termuka di Indonesia, “kami akan memberikan solusi data warehouse yang aman, cepat dan mampu beradaptasi dengan berbagai beban kerja. Solusi ini juga akan mampu memberdayakan karyawan terdepan untuk menjawab pertanyaan konsumen secara real-time” kata Noel Pettitt, Vice President South Asia Teradata Corporation di Jakarta pada Kamis, 19 Mei 2011.

“Kami berharap adanya kerjasama dengan Teradata semakin meningkatkan pelayanan bagi konsumen baik service, bonus, tarif dan kenyamanannya. Kami akan terus memantau dan menganalisis data warehouse setiap hari,” kata Eri Rizal, General Manager Business Intelligence Competency Center XL di konferensi pers di Jakarta, Kamis, 19 Mei 2011.

Eri menambahkan bahwa XL akan memberikan kemudahan bagi konsumennya untuk menerima berbagai pesan, konsumen akan bisa melakukan spam untuk pesan yang tidak sesuai dengan kebutuhannya.



2. Buat soal serta solusinya tentang segala yang berhubungan dengan data warehouse!(minimal3)

1. Sebutkan karakteristik dari Data Warehouse!
  • Subject Oriented (Berorientasi subject) => data warehouse didesain untuk menganalisa data berdasarkan subject-subject tertentu dalam organisasi, bukan pada proses atau fungsi aplikasi tertentu.
  • Integrated (Terintegrasi) => Data Warehouse dapat menyimpan data-data yang berasal dari sumber-sumber yang terpisah kedalam suatu format yang konsisten dan saling terintegrasi satu dengan lainnya.
  • Time-variant (Rentang Waktu) => Seluruh data pada data warehouse dapat dikatakan akurat atau valid pada rentang waktu tertentu. 
  • Non-Volatile => data pada data warehouse tidak di-update secara real time tetapi di refresh dari sistem operasional secara reguler.

2.  Jelaskan perbedaan antara data operasional dan data warehouse!
     Data Operasional
  • Dirancang berorientasi hanya pada aplikasi dan fungsi tertentu
  • Focusnya pada desain database dan proses
  • Berisi rincian atau detail data
  • Relasi antar table berdasar aturan terkini(selalu mengikuti rule(aturan) terbaru)

     Data Warehouse

  • Dirancang berdasar pada subjek-subjek tertentu(utama)
  • Focusnya pada pemodelan data dan desain data
  • Berisi data-data history yang akan dipakai dalam proses analisis
  • Banyak aturan bisnis dapat tersaji antara tabel-tabel


3. Keuntungan apa yang diperoleh sebuah perusahaan apabila mengimplementasikan Data Warehouse?

  • Kemampuan untuk mengakses data yang besar
  • Kemampuan untuk memiliki data yang konsistent
  • Kemampuan kinerja analisa yang cepat
  • Mengetahui adanya hasil yang berulang-ulang
  • Menemukan adanya celah pada business knowledge atau business process.
  • Mengurangi biaya administrasi
  • Memberi wewenang pada semua anggota dari perusaahan dengan menyediakan kepada mereka informasi yang dibutuhkan agar kinerja bisa lebih efektif.

Sumber:

Tugas 2 Data Warehouse

Kelebihan Data Warehouse:

  • Data terorganisir dengan baik untuk query analisis dan sebagai bahan yang baik untuk proses transaksi.
  • Perbedaan struktur data yang banyak macamnya dari sumber yang berbeda dapat di atasi.
  • Memiliki aturan transformasi untuk memvalidasi dan menkonsolidasi data dari OLTP ke datawarehouse.
  • Masalah keamanan dan kinerja dapat dipecahkan tanpa perlu mengubah sistem produksi.
  • Memiliki model data yang banyak macamnya, dan tidak tergantung dari format data awal/sumbernya, sehingga memudahkan dalam menciptakan laporan.
  • proses transformasi/ perpindahan dapat di monitoring. jika terjadi kesalahan dapat di arahkan / di luruskan.
  • informasi yang disimpan dalam datawarehouse, jadi ketika OLTP data sumber nya hilang. informasi yang diolah tetap terjaga dalam suatu datawarehouse.
  • Data Warehouse tidak memperlambat kerja operasional transaksi.
  • Dapat menyediakan laporan yang bermacam-macam.


Kekurangan Data Warehouse 

  • Datawarehouse bukan merupakan lingkungan yang cocok untuk data yang tidak terstruktur.
  • Data perlu di ekstrak, diubah (ETL) dan di load ke datawarehouse sehingga membutuhkan tenggang waktu untuk memindahkannya.
  • Semakin lama dipelihara, semakin besar biaya untuk merawat sebuah datawarehouse.
  • Datawarehouse dapat menjadi ketinggalan dari data terbaru yang relatif cepat, karena data yang digunakan di datawarehouse tidak di update secara cepat. sehingga data yang ada tidak optimal
Data Mining
Serangkaian proses untuk menggali nilai tambah berupa informasi yang selama ini tidak diketahui secara manual dari suatu basisdata dengan melakukan penggalian pola-pola dari data dengan tujuan untuk memanipulasi data menjadi informasi yang lebih berharga yang diperoleh dengan cara mengekstraksi dan mengenali pola yang penting atau menarik dari data yang terdapat dalam basisdata.

Data mining sangat perlu diperlukan dilakukan terutama dalam mengelola Data yang sangat besar untuk memudahkan aktifitas recording suatu transaksi dan untuk proses data warehousing agar dapat memberikan informasi yang akurat bagi penggunanya.


Sumber: 
http://www.metris-community.com/pengertian-data-mining-konsep-pdf/
http://euissitinurjanah.blogspot.com/2013/01/kelebihan-dan-kekurangan-data-warehouse.html

Tuesday, September 10, 2013

Tugas 1 Data Warehouse

Beberapa hal yang harus dipahami sebelum membahas Data Warehouse adalah pngertian tentang Data, Informasi dan Database.
  • Data adalah sekumpulan fakta ayng belum diolah menjadi sebuah informasi yang berguna bagi yang menerima.
  • Informasi adalah sekumpulan Data yang telah di olah menjadi bentuk yang lebih berarti dan berguna bagi yang menerima.
  • Menurut Fatansyah, Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan(redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Definis Data Warehouse:

Pengertian Data Warehouse dapat bermacam-macam namun mempunyai inti yang sama, seperti pendapat beberapa ahli berikut ini :

  • Menurut W.H. Inmon dan Richard D.H., data warehouse adalah koleksi data yang mempunyai sifat berorientasi subjek,terintegrasi,time-variant, dan bersifat tetap dari koleksi data dalam mendukung proses pengambilan keputusan management.
  • Menurut Vidette Poe, data warehouse merupakan database yang bersifat analisis dan read only yang digunakan sebagai fondasi dari sistem penunjang keputusan.
  • Menurut Paul Lane, data warehouse merupakan database relasional yang didesain lebih kepada query dan analisa dari pada proses transaksi, biasanya mengandung history data dari proses transaksi dan bisa juga data dari sumber lainnya. Data warehouse memisahkan beban kerja analisis dari beban kerja transaksi dan memungkinkan organisasi menggabung/konsolidasi data dari berbagai macam sumber.
Jadi, data warehouse merupakan metode dalam perancangan database, yang menunjang DSS(Decission Support System) dan EIS (Executive Information System). Secara fisik data warehouse adalah database, tapi perancangan data warehouse dan database sangat berbeda. Dalam perancangan database tradisional menggunakan normalisasi, sedangkan pada data warehouse normalisasi bukanlah cara yang terbaik.


Sumber : myhut.org/public/datawarehouse.doc








Monday, April 8, 2013

TUGAS RESUME JARKOM

Pertemuan 1-6


Pengertian Jaringan Komputer
Banyak yang definisi dari Jaringan Komputer antara lain adalah,
Jaringan komputer adalah sekelompok komputer yang saling berhubugan satu dengan yang lain melalui media komunikasi , bisa terjadi dengan menggunakan protokol komunikasi (bahasa komunikasi). atau


Jaringan komputer adalah sekelompok computer otonom yang saling berhubungan 1 dengan yang lainnya menggunakan protocol komunikasi melalui media komunikasi
- Otonom adalah memilki kemampuan sendiri untuk mengolah informasi
- Protokol adalah suatu aturan komunikasi yang disepakati untuk digunakan berkomunikasi
- Contohnya :
                1. TCP/IP (Transmission Control Protokol / Internet Protokol) – Open Protokol
                2. NetBean – Ms.Windows
                3. IPX / SPX – Novel Note Wer

Media yang digunakan:

  1. Interface
  2. Media Transmission -> ada 2 yaitu : Media Guide, Media Unguide
          - Media Guide (Cable)
             Ditinjau dari bahannya :
             - Tembaga , terdapat:
                 Toaxial
                 Twisted Pair (UTP dan STP)
             - Kaca , terdapat :
                Single Mode
                Multi Mode
            Ditinjau dari sumber datanya:
            - Arus
            - Cahaya
         - Media Unguide (Media transmisi)
            Yaitu media tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel, dan lain-lain.

OSI (Open System Interconection) adalah sebuah gagasan yang dicetuskan oleh ISO.
7 lapisan OSI antara lain:
1. Physical ( Bit ) = Pengubah Signal
2. Datalink ( Frames ) = Suatu mekanik pengalamatan
3. Network ( Packets ) = Menentukan jalur yang dipaketkan
4. Transport ( Segments ) = Hubungan antara ujung-ujung kabel agar terhubung
5. Session ( data ) => Internet host
6. Presentation ( data ) = Bagaimana menformat data
7. Application ( data ) = Adanya aplikasi browser


Perangkat Jaringan Dasar (Network Device Basic)

Switch adalah suatu perangkat yang di gunakan di layer data-link. Sama hal nya dengan hub, switch menghubungkan banyak hosts ke network. Namun tidak seperti hub, sebuah switch bisa langsung meneruskan pesan ke tempat yang dituju tanpa membroadcast pesan tersebut ke semua host. Ketika suatu host mengirim pesan ke host lain dalam jangkauan switch, switch tersebut menerima dan menerjemahkan frame dari pesan tersebut untuk membaca MAC address nya.
Ciri-ciri switch mempunyai collution. Collution yaitu terjadi tabrakan antar arus/ jalan maka switch tidak dapat berjalan/berhenti.
Apabila di salah satu jaringan mengalami collution maka akan tidak terjadi kerusakan pada jaringan yang lain. sedangkan di hub apabila terjadi collution maka jaringan lain akan ikut down.
Jenis-Jenis Switch, ada 2 yaitu:
·  Unmanaged Switch : tidak perlu dikelola, langsung bisa digunakan di layer 2 (OSI model)
·  Managed Switch : dapat dikelola, bisa dikonfigurasi lebih lanjut, bisa diprogram dan dapat diatur kembali.

Hub ialah peranti rangkaian yang sederhana. Hub tidak menetapkan alur jalannya data dirangkaian, jadi setiap packet data yang melalui Hub akan dihantar (broadcast) ke semuaport yang ada hingga packet data tersebut sampai ke destinasi. Hal tersebut boleh membuat hub menjadi collisions dan melambatkan rangkaian. (Hub juga sering dikenalidengan nama repeater)

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
Jenis-Jenis Router, ada 2 yaitu:
  • Static Router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.
  • Dynamic Router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungandengan router lainnya.


Configuration The Switch

Configuration a Catalyst Switch:
IP Address = 0. 0. 0. 0
IP Address -> Layer 3
- Fungsinya untuk management switch
- Untuk remote dan kontrol management
CDP (Cisco Discovery Protokol) = Enable
100 baseT port= autonegotiate duplex mode
Spanning Tree = Enable
- Dapat menaggulangi broadcast yang berlebih
- Menstabilkan mac addres table
- Ini teknologi yang dimiliki switch agar tidak terjadi masalah dengan Loop
Console Password = none

Configuration the Switch IP Addrress:
- Catalyst 1900 :
     wg_sw_1900(config)#IP address (id address) (mask)
     contoh : wg_sw_1900(config)#IP address 10.5.5.11 255.255.255.0
- Catalyst 2950 :
     wg_sw_2950(config)#IP address (id address) (mask)
     contoh : wg_sw_2950(config)#IP address 10.5.5.11 255.255.255.0

Virtual Local Area Network (VLAN) adalah metode untuk menciptakan jaringan-jaringan yang secara logika tersusun sendiri-sendiri. VLAN sendiri berada dalam jaringan Local Area Network (LAN), sehingga dalam jaringan (LAN) bisa terdapat satu atau lebih VLAN. Dengan demikian kita dapat mengambil kesimpulan bahwa dalam dalam suatu jaringan, kita dapat membuat lagi satu atau lebih jaringan (jaringan di dalam jaringan).
Konfigurasi VLAN itu sendiri dilakukan melalui perangkat lunak (software), sehingga walaupun komputer tersebut berpindah tempat, tetapi ia tetap berada pada jaringan VLAN yang sama.

Tipe koneksi dari VLAN dapat di bagi atas 3 yaitu:
1. Trunk Link
2. Access Link
3. Hibrid Link (Gabungan Trunk dengan Access)


Komponen Internet Layer

IP Protokol :
  • Addresing Convention
  • Datagram Format
Datagram adalah Packet pesan pada internet layer. IP datgaram mengandung IP sumber dan alamat IP tujuan, sebesar 32 bit.
Fragmentasi IP datagram memiliki Maximum Transfer Unit (MTU)
  • Packet Handling Convention
Routing Protocol :
protocol untuk merouting -> maksudnya adalah protocol untuk merouting yaitu dengan cara mem”build” routing table/scheme dari tiap router. jadi yang menggunakan routing protocol adalah router, bukan laptop/desktop anda. inilah yang disebut “path determination” yaitu dengan adanya routing table di setiap router, maka router tersebut akan tahu path mana saja yang akan digunakan untuk memforward paket. contoh routing protocol: RIP, BGP, OSPF, protocol routing lainnya.

ICMP Protocol :
Internet Control Message Protocol (ICMP) adalah protokol yang digunakan untuk membantu error handling dan prosedur pengaturan (control procedure). Protokol ini bekerja pada network layer dan berurusan dengan layanan koneksi (connection services). Tugas dari ICMP adalah menyediakan pengendalian error (error control ) dan pengendalian arus (flow control) pada network layer.

Kegiatan yang berjalan di Internet dimonitor secara teliti oleh router. Jika terjadi seseuatu yang tidak diinginkan, kejadian tersebut akan dilaporkan oleh ICMP. ICMP mendeteksi kondisi error seperti kongesti/kemacetan internetwork (internetwork congestion) dan hubungan yang putus, lalu memberitahukan IP (Internet Protocol) dan protokol pada layer atas sehingga paket-paket dapat dikirimkan disekeliling area yang bermasalah.

Trace adalah aktifitas melacak jaringan yang dilewati packet.
- kalau kurang 1 ms berarti masih dalam LAN
- kalau lebih dari 1 ms berarti diluar LAN dan berhenti pada 30 network/hops

ARP (Address Resolution Protocol)
Address Resolution Protocol disingkat ARP adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address).Hidup pada layer 1 dan layer 3.Fungsinya adalah untuk menterjemahkan alamat fisikal MAC address) dari IP address suatu host.Jembatannya adalah pada layer 2.
- MAP IP (layer 2) ke MAC address (layer 3)
- contoh physical address:
                                        00-50-da-ee-a8-e4
- IP sifatnya adalah dinamis
- MAC address bersifat statis,tidak bisa diganti

RARP (Reverse Address Resolution Protocol)
RARP adalah protokol yang bertugas untuk menemukan IP address suatu host yang hanya tahu Hardware address-nya saja (misal pada diskless machine. Host akan mengirim paket berikut alamat MAC-nya secara broadcast, untuk meminta alamat IP yang sesuai. RARP server akan menjawab paket tersebut, sehingga alamat IP akan teridentifikasi:
 - aplikasinya adalah penggunaan dynamic host configuration protocol (DHCP) 


IP Address

Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

Alamat IP versi 4 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6.

Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut:
  • Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamat unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one.
  • Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
  • Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.
Kelas-kelas alamat:
Dalam RFC 791, alamat IP versi 4 dibagi ke dalam beberapa kelas, dilihat dari oktet pertamanya, seperti terlihat pada tabel. Sebenarnya yang menjadi pembeda kelas IP versi 4 adalah pola biner yang terdapat dalam oktet pertama (utamanya adalah bit-bit awal/high-order bit), tapi untuk lebih mudah mengingatnya, akan lebih cepat diingat dengan menggunakan representasi desimal.


Pengalamatan IPv4 dan IPv6
Alamat IP versi 4 :
Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Pada ipv4 ini, menggunakan alamat 32 bit. Ini dipisahkan menjadi 2 bagian yaitu “Alamat Network” (Network portion) dan “Alamat Host” (Host portion). Alamat Network  merupakan identitas dari sekumpulan host dimana hanya yang memeiliki alamat pada host portion yang sama saja host-host dapat saling berkomunikasi. Alamat Host  merupakan identitas unik yang dimiliki sebuah mesin yang merupakan identitas dirinya.

Dalam penggunaannya, IPv4 dibagi menjadi 2, yaitu:
  1. IP Public, yaitu IP Public bersifat worldwide dengan penggunaan konfigurasinya yang terikat dengan peraturan tertentu.
  2. IP Private, yaitu IP yang bersifat pribadi dan lokal, lokal maksudnya IP ini hanya digunakan sebagai identifikasi komputer pada jaringan tertutup yang bersifat pribadi.
         Range IP Private:
         Kelas A: 10.0.0.0 – 10.255.255.255 atau 10.0.0.0/8 = memiliki 1 network
         Kelas B: 172.16.0.0 – 172.31.255.255 atau 172.16.0.0/12 = memiliki 16 network
         Kelas C: 192.168.0.0 – 192.168.255.255 atau 192.168.0.0/16 = memiliki 256 network.

Alamat IP versi 6 :
Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. pada IPv6 yang menggunakan skema 128 bit dan direpresentasikan dalam bentuk heksadesimal. pada IPv6 struktur pengalamatannya sudah lain, yaitu menggunakan alamat yang ada di NIC atau WLAN. IPv6 juga memiliki angka prefiks, tapi tidak didugnakan untuk merujuk kepada subnet mask, karena memang IPv6 tidak mendukung subnet mask. Prefiks adalah sebuah bagian dari alamat IP, di mana bit-bit memiliki nilai-nilai yang tetap atau bit-bit tersebut merupakan bagian dari sebuah rute digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6





Tuesday, December 11, 2012

Tugas Analisis SWOT


SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyek atau konsep bisnis yang berdasarkan faktor internal (dalam) dan faktor eksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness, Opportunities dan Threats. Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan dilakukan. Analisis SWOT hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecah masalah.


SWOT diri sendiri:

Strenghts (Kekuatan)
- mudah bergaul
- cepat beradaptasi dengan lingkungan
- sangat suka dengan yang namanya musik
- tidak  mudah menyerah
- paling suka naik gunung

Weaknees(Kelemahan)
- kadang kurang percaya diri
- kurang cepat dalam menghafal
- sedikit egois

Opportunities (Peluang)
- mahir dalam membuat program setelah lulus
- sedikit mengerti tentang musik
- bekerja di sebuah perusahaan yang besar

Threats (Ancaman)
- banyak seseorang yang lebih bisa dari kita
- sedikit egois
- malas

Resume KSI Pertemuan 11 & 12

Pertemuan 11


ITIL (Information Technology Infrastructure Library)

ITIL atau Information Technology Infrastructure Library, merupakan sebuah framework yang dibuat dan dikembangkan oleh Office of Government Commerce (OGC) di Inggris. ITIL merupakan kumpulan dari best practice tata kelola layanan teknologi informasi diberbagai bidang dan industri, dari mulai manufaktur sampai finansial, industri besar dan kecil, swasta dan pemerintah.

Pada 30 Juni 2007, OGC (Office of Government Commerce) menerbitkan versi ketiga ITIL (ITIL v3) yang intinya terdiri dari lima bagian dan lebih menekankan pada pengelolaan siklus hidup layanan yang disediakan oleh teknologi informasi. Kelima bagian tersebut adalah:
  • Service Strategy
          · Service Portfolio Management
          · Financial Management
          · Demand Management
  • Service Design 
Proses-proses yang dicakup dalam Service Design yaitu:
1.      Service Catalog Management
2.      Service Level Management
3.      Supplier Management
4.      Capacity Management
5.      Availability Management
6.      IT Service Continuity Management
7.      Information Security Management
  •     Service Transition
Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:
1.      Transition Planning and Support
2.      Change Management
3.      Service Asset & Configuration Management
4.      Release & Deployment Management
5.      Service Validation
6.      Evaluation
7.      Knowledge Management
  •     Service Operation
Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:
1.      Event Management
2.      Incident Management
3.      Problem Management
4.      Request Fulfillment
5.      Access Management
Sumber:
http://pengantarteknoliinformasi.blogspot.com/2011/06/pengertian-itil.html

Pertemuan 12

COBIT

COBIT adalah suatu panduan standar praktik manajemen teknologi informasi yang dimana menjadi sekumpulan dokumentasi best practices untuk IT governance yang dapat membantu auditor, manajemen dan user untuk menjembatani gap antara risiko bisnis, kebutuhan kontrol dan permasalahan-permasalahan teknis. COBIT dikembangkan oleh IT Governance Institute, yang merupakan bagian dari Information Systems Audit and Control Association (ISACA). COBIT memberikan arahan ( guidelines ) yang berorientasi pada bisnis, dan karena itu business process owners dan manajer, termasuk juga auditor dan user, diharapkan dapat memanfaatkan guideline ini dengan sebaik-baiknya.

Belakangan ini, ISACA telah meluncurkan Val IT, yang berhubungan dengan proses COBIT untuk proses manajemen senior yang dibutuhkan untuk mendapatkan nilai baik dari investasi TI.
COBIT terdiri dari 4 domain :
• Plan and Organize
• Acquire and Implement
• Deliver and Support
• Monitor and Evaluate

Komponen-Komponen COBIT :
- Executive Summary
- Framework
- Control Objective
- Audit Guidelines
- Management Guidelines
- Control Practices


Pengguna Utama COBIT :
  • Manajemen : untuk membantu mereka menyeimbangkan antara resiko dan investasi pengendalian dalam sebuah lingkungan IT yang sering tidak dapat diprediksi.
  • User : untuk memperoleh keyakinan atas layanan keamanan dan pengendalian IT  yang disediakan oleh pihak internal atau pihak ketiga.
  • Auditor : untuk medukung/memperkuat opini yang dihasilkan dan/atau untuk memberikan saran kepada manajemen atas pengendalian internal yang ada.

 

Sunday, December 9, 2012

Resume KSI Pertemuan 9 & 10

Pertemuan 9

Project Management

Projek, Adalah rangkaian kegiatan dgn awal dan akhir yg jelas, satu kali operasi dirancang untuk mencapai serangkaian tujuan dalam jangka waktu terbatas.
Manajemen proyek adalah merencanakan, menyusun organisasi, memimpin dan mengendalikan sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran jangka pendek yang telah ditentukan. Lebih jauh lagi manajemen proyek menggunakan pendekatan hiraki vertikal dan horizontal (H. Kerzner).
 
Lima tahap project management:
  1. Initiating (pembukaan) 
  2. Planning (perencanaan) 
  3. Executing (pelaksanaan) 
  4. Monitoring (monitoring/pengawasan)
  5. Closing (penutup) 
 
Batasan yang umum dalam semua manajemen proyek termasuk dikenal dengan Triple Constraint yang harus diperhatikan yaitu:
  1. Scope/Ruang Lingkup 
  2. Time/Batasan Waktu 
  3. Cost/Batasan Biaya
  4. Quality/Kualitas
Kualitas menjadi kriteria yang ditetapkan bersama antara pemberi dan penerima proyek untuk dicapai oleh pelaksanan proyek sebagai standar kualitas dari produk yang dihasilkan. Berdasarkan standar kualitas pelaksana proyek berusaha untuk menetapkan target-target yang harus dipenuhi dari setiap tahap pelaksanaan proyek.

Adapun Stakeholder Proyek itu sendiri yaitu :
  1. Tim Manajemen Proyek 
  2. Sponsor
  3. Influencer
  4. Project end-user
  5. Champion proyek
Sumber:
http://fadjriahjulianti.blogspot.com/2011/06/it-project-management.html?zx=6147e08824e96693
http://mbegedut.blogspot.com/2012/06/pengertian-manajemen-proyek-menurut.html
http://projectmanagement-aria.blogspot.com/


Pertemuan 10

Business Information Systems Strategy

Strategi adalah Rencana yang disatukan, luas dan berintegrasi yang menghubungkan keunggulan strategis perusahaan dengan tantangan lingkungan, yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama dari perusahaan dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi (Glueck dan Jauch, p.9, 1989).

Strategi Bisnis  yaitu pemanfaatan objek,linkungan atau apapun di sekitar kita yang dapat menunjang bisnis kita dari segi apapun terutama sisi pemasaran

Elemen  Strategi Sistem Informasi:
  1. Bussines information systems strategy
  2. Information systems functional strategy
  3. IT strategy
  4. Applications strategy

Sumber:
http://definisimu.blogspot.com/2012/11/definisi-strategi.html#_


 

Resume KSI Pertemuan 7 & 8

Pertemuan 7

e-Business adalah suatu kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis  dengan memanfaatkan teknologi elektronik. Penggunaan sehari-hari, e-business tidak hanya menyangkut e-commerce saja. Dalam hal ini, e-commerce merupakan sub bagian dari e-business. Sementara e-business meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet. Sebagai bagian dari e-business, e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet. E-business berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: electronic purchasing, SCM, pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis.

e-Business dpat dibagi menjadi 4, antara lain :
  1. Customer Relationship Management (CRM)
  2.  Enterprise Resource Planning (ERP)
  3. Enterprise Application Programs (EAI)
  4. Supply Chain Management (SCM)

Manfaat dari e-business :
  1. Meningkatkan kinerja operasional perusahaan
  2. Meningkatkan peluang akses ke pasar, pemasok dan pendanaan yang luas
  3. Meningkatkan efisiensi perusahaan
  4. Mempermudah pengolahan aset perusahaan
  5. Meningkatkan kualitas layanan pada pelanggan
  6. Meningkatkan komunikasi seluruh stakeholder
  7. Mengatasi kesenjangan digital
  8. Media mempromosikan kompetensi perusahaan
  9. Memperlancar transaksi bisnis
  10. Sarana penyebaran informasi secara luas

E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Perbedaan e-business dengan e-commerce:
e-commerce :
mencakup segala kegiatan jual beli dan pertukaran informasi bisnis secara electronik termasuk internet.
e-business :
memiliki definisi lebih luas dari e-commerce karena di dalamnya tidak hanya pembelian dan penjualan namun layanan pelanggan, kolaborasi dengan mitra bisnis dan mengelola transaksi elektronik dalam organisasi. atau dapat disimpulkan e-business mencakup segala aktivitas dan aspek yang ada di ecommerce, plus bagaimana cara menjalankan bisnis (proses internal dalam organisasi).
 
Sumber:
http://id.shvoong.com/business-management/2214019-pengertian-business-electronic-business/
http://www.baliorange.web.id/pengertian-ecommerce/
http://ewawan.com/pengertian-e-business-atau-definisi-e-business.html


Pertemuan 8

Developing Business atau IT Solutions menyediakan sebuah kerangka kerja konseptual, untuk membantu memvisualisasikan komponen dasar, proses, dan interface dari aplikasi utama bisnis berbasis elektronik, yang fokus pada mewujudkan proses bisnis fundamental yang selaras dengan kepentingan Pelanggan, Pemasok, Rekanan, Karyawan.

Lima Langkah dalam Siklus Pengembangan Sistem :
- Siklus Pengembangan :
  1. Investigasi Sistem  Output : Studi Kelayakan  
  2. Analisis Sistem Output : Kebutuhan Fungsional
  3. Desin Sistem Output : Spesifikasi Sistem 
  4. Implementasi Sistem Output : Sistem Operasional
  5. Perawatan Sistem Output : Sistem yang lebih baik
- Investigasi Sistem (Systems Investigation) :
  1. Tentukan ada tidaknya masalah/ kesempatan bisnis
  2. Lakukan studi kelayakan untuk menentukan apakah sistem informasi baru atau peningkatannya merupakan solusi layak.
  3. Kelayakan Organisasi ,Apakah sistem ini akan mendukung tujuan strategis organisasi?
  4. Kelayakan Operasional : Penerimaan user Dukungan Manajemen Kebutuhan pelanggan, pemasok dan pemerintah
  5. Buat rencana usulan proyek dan meminta persetujuan maajemen
  6. Melakukan Cost/Benefit Analysis
- Analisis Sistem :
  1. Analisis kebutuhan informasi dari user, dan lingkungan organisasi.  
  2. Analisis aktivitas, sumberdaya, dan produk sistem yang sedang berjalan  
  3. Analisis kebutuhan fungsional dari satu sistem yang mampu meme-nuhi kebutuhan user:  
- Desain Sistem :
  Output – Spesifikasi sistem :
  1.   Spesifikasi “user interface”
  2. Spesifikasi basis data
  3. Spesifikasi piranti lunak
  4. Spesifikasi perangkat keras dan jaringan
  5. Spesifikasi personil.
- Perawatan Sistem :
  • Lakukan proses review pasca imple-mentasi untuk memantau, mengevalusi, dan memodifikasi sistem sesuai kebutuhan .

Saturday, November 24, 2012

Resume KSI Pertemuan 5 & 6

Pertemuan 5

Sistem Informasi Pemasaran

Pemasaran
Kegiatan perseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang jasa dan gagasan.

Sistem Informasi Pemasaran
Suatu sistem berbasis komputer yang bekerja sama dengan sistem informasi fungsional lain, yang dimaksudkan untuk mendukung manajemen perusahaan berkaitan dengan penyelesaian masalah pemasaran produk perusahaan.

Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yg berkaitan dengan:

  1. Product ==> dapat berupa fisik maupun jasa
  2. Promotion ==> berhubungan dengan semua cara yang mendorong penjualan
  3. Place ==> berhubungan dengan cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran distribusi
  4. Price ==> terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan 

Model Sistem informasi pemasaran :

- Subsistem Input 
  • Berasal dari Sistem Informasi Akuntansi yang melakukan pengumpulan data untuk menjelaskan transaksi pemasaran. Selain itu juga mencakup subsistem intelijen pemasaran dari subsistem penelitian pemasaran(Marketing Research)
- Subsistem Output
  • Produk
  • Tempat
  • Promosi
  • Harga
  • Bauran(mix)


Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia

Sistem Informasi sumber daya manusia 
Suatu sistem yang menunjang manajemen untuk mempermudah dalam proses pengambilan keputusan yang meliputi aktivitas merencanakan, menerima,menempatkan, melatih dan mengembangkan serta memelihara atau merawat sumber daya manusia atau anggota perusahaan.

Sumber Daya Manusia memiliki empat kegiatan utama :
- Perekrutan dan Penerimaan( recruitment and hiring)
- Pendidikan dan Pelatihan
- Manajemen Data
- Penhentian dan Administrasi Tunjangan

Model Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Model HRIS meliputi tiga subsistem input :
- SIA (Sistem Informasi Akuntansi).
   Menyediakan data personil yang berkaitan dengan keuangan.
- Penelitian Sumber Daya Manusia.
   Berfungsi untuk mengumpulkan data melalui proyek penelitian khusus
- Inteligen Sumber Daya Manusia
   Berfungsi mengumpulkan data yang berhubungan dengan sumber daya manusia dari lingkungan perusahaan yang meliputi :
  • Inteligen Pemerintah
  • Inteligen Pemasok
  • Inteligen Serikat Pekerja
  • Inteligen Masyarakat global
  • Inteligen masyarakat Keuangan
  • Inteligen Pesaing


Pertemuan 6

Cross Functional Managements

Customer Relationship Management (CRM)
Adalah suatu jenis  strategi perusahaan  yang secara khusus membahas teori mengenai penanganan hubungan antara perusahaan dengan pelanggannya dengan tujuan meningkatkan nilai perusahaan di mata para pelanggannya.CRM juga dapat didefinisikan sebagai  strategi atau pendekatan yang diterapkan suatu organisasi untuk mempelajari kebiasaan dan keperluan pelanggan sehingga suatu organisasi memiliki hubungan yang lebih dekat ke pelanggan. Terdapat juga pengertian lain dari CRM, dimana CRM didefinisikan sebagai sistem informasi yang terintegrasi yang digunakan untuk merencanakan, menjadwalkan, dan mengendalikan aktivitas-aktivitas prapenjualan dan pascapenjualan dalam sebuah organisasi.

Pentingnya CRM dan Pengguna CRM:
  1. karena tingkat persaingan global antar perusahaan kian besar
  2. fakta bahwa untuk mendapatkan pelanggan baru bisa 10 biaya untuk menjaga pelanggan yang sudah ada
  3. trend bisnis saat ini yang tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan loyalitas pelanggan ke perusahaan kita
  4. banyak konsumen yang menginginkan pelayanan purna jual
Pengguna CRM : bisa dari perusahaan/bidang usaha berskala kecil sampai ke perusahaan berskala besar.

Secara umum tujuan penerapan CRM adalah :
  1. Mengenali dan menganalisa relasi
  2. Mengenali dan menganalisa  pasar
  3. Mengenali dan menganalisa produk keluaran

Hal – hal penting dalam penerapan CRM :
  1. Sasaran untuk jangka panjang
  2. Sasaran sesuai
  3. Hasil yang dicapai dapat menjadi kunci bagi bisnis perusahaan
  4. Penerapan CRM dapat mengurangi biaya perusahaan secara keseluruhan
  5. Nilai resiko akibat penerapan CRM
Kendala yang muncul setelah penerapan CRM :
  1. Pada aplikasi TI,terbuangnya feature atau kelebihan – kelebihan yang ditawarkan TI dengan percuma
  2. Pelanggan tetap mengeluh
  3. Hubungan dengan pelanggan tetap transaksional
  4. Tidak ada peningkatan efisiensi
  5. Staf sales dan marketing masih saling menyembunyikan data
  6. Keuntungan perusahaan masih stagnan

Supply Chain Management
Merupakan suatu rangkaian proses-proses dan aliran yang terjadi didalam dan diantara tahapan rantai pasok yang berbeda dan berkombinasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan atas suatu produk. Konsep supply chain ini mengintegrasikan secara efisien antara pemasok, perusahaan manufaktur, pergudangan, dan toko, sehingga barang yang diproduksi dan didistribusi dengan kualitas yang tepat, lokasi yang tepat, dan waktu yang tepat, untuk meminimumkan biaya-biaya pada kondisi yang memuaskan kebutuhan tingkat pelayanan.

Fungsi SCM:
  1. Mengubah bahan baku menjadi produk jadi dan menghentikannya ke pemakai akhir
  2. Sebagai mediasi pasar yakni memastikan apa yang disupplay mencermikan aspirasi pelanggan

3 macam komponen SCM:
  • Rantai Suplai Hulu/Upstream supply chain
Bagian upstream (hulu) supply chain meliputi aktivitas dari suatu perusahaanmanufaktur  dengan para penyalurannya (yang mana dapat manufaktur,assembler, atau kedua-duanya) dan koneksi mereka kepada pada penyalur mereka (para penyalur second-trier).Hubungan para penyalur dapat diperluas kepada beberapa strata, semua jalan dari asalmaterial (contohnya bijih tambang, pertumbuhan tanaman). Di dalam upstream supplychain, aktivitas yang utama adalah pengadaan.

  • Manajemen Internal Suplai Rantai/Internal supply chain management
Bagian dari internal supply chain meliputi semua proses pemasukan barang ke gudangyang digunakan dalam mentransformasikan masukan dari para penyalur ke dalamkeluaranorganisasiitu. Hal ini meluas dari waktu masukan masuk ke dalam organisasi.Di dalam rantai suplai internal, perhatian yang utama adalah manajemen produksi, pabrikasi, dan pengendalian persediaan

  • Segmen Rantai Suplai Hilir/Downstream supply chain segment
Downstream (arah muara) supply chain meliputi semua aktivitas yang melibatkan pengiriman produk kepada pelanggan akhir. Di dalam downstream supply chain, perhatian diarahkan pada distribusi, pergudangan, transportasi, dan after-sales-service.


Sumber:

Wednesday, October 17, 2012

Resume Manajemen Sumber Daya Manusia

Pertemuan 1


Manajemen sebagai seni:
Adalah seni di dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.(Mary parker)

Manajemen sebagai ilmu:
Manajemen sebagai bidang ilmu pengetahuan yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja sama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerjasama ini lebih bermanfaat bagi kemanusiaan.(Luther Gulick)

Definisi Manajemen:
Manajemen adalah suatu usaha merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan kegiatan dalam organisasi agar tujuan organisasi tercapai secara efektif dan efisien.

Definisi organisasi.
Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

Komponen Organisasi :
- Tujuan
- Struktur
- Orang

Keberhasilan Organisasi:
- Mekanisme kerja yang sesuai
- Anggaran yang memadai
- Iklim kerja yang positif
- Tenaga operasional yang terampil sesuai dengan bidangnya

Pengaruh lingkungan dalam organisasi:
lingkungan internal dan eksternal.

Lingkungan internal:
- Struktur
- Budaya
- Sumber daya
- Pemegang saham

Sumber daya organisasi:
- Men
- Money
- Machine
- Material
- Method


Manajemen Sumber Daya Manusia
Adalah kebijakan dan praktik yang dbutuhkan seseorang untuk menjalankan sumber daya manusia dari posisi seorang manajemen meliputi perekrutan, penyaringan, pelatihan, pengupahan dan penilaian.

Peran Manajemen SDM:
- Strategis: sebagai kontributor bisnis
- Operasional: mengatur aktivitas SDM
- Penasihat karyawan: petugas moral
- Administratif: fokus pada pekerjaan administratif

========================================================================

Pertemuan 2

Empat pilar pengorganisasian:
- Division of work
- Departmentalization
- Hierarchy
- Coordination

Fungsi MSDM
  • Fungsi Perencanaan : perencanaan tenaga kerja secara efektif serta efisien agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan
  • Fungsi Rekruitmen dan Seleksi : SDM melakukan perekrutan dan seleksi tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan.
  • Fungsi Pelatihan dan Pengembangan : proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis, konseptual dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan.pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.
  • Fungsi Keamanan dan Kesehatan : Departemen sumber daya manusia mempunyai tanggung jawab utama untuk mengadakan pelatihan tentang keselamatan kerja, mengidentifikasi dan memperbaiki kondisi yang membahayakan tenaga kerja, dan melaporkan adanya kecelakaan kerja.
  • Fungsi Kompensasi dan Kesejahteraan : pemberian balas jasa langsung (direct) dan tidak langsung (indirect), uang atau barang kepada karyawan sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada perusahaan.
  • Fungsi Penilaian Kinerja : Para manajer menanggung tanggung jawab utama untuk mengevaluasi bawahannya dan departemen sumber daya manusia bertanggung jawab untuk mengembangkan bentuk penilaian kinerja yang efektif dan memastikan bahwa penilaian kinerja tersebut dilakukan oleh seluruh bagian perusahaan.
  • Fungsi Penelitian : departemen SDM melakukan analisis terhadap masalah individu dan perusahaan serta membuat perubahan yang sesuai.
  • Hubungan Pekerja : departemen SDM berperan aktif dalam melakukan negosiasi dan mengurus masalah persetujuan dengan pihak serikat pekerja.
========================================================================
Pertemuan 3

Perencanaan SDM
Proses yang dilakukan para manajer untuk menjamin bahwa mereka memiliki jumlah dan jenis orang yang tepat di tempat yang tepat, dan pada saat yang tepat, yang mampu menyelesaikan sejumlah tugas yang dibebankan secara efektif dan efisien. Melalui perencanaan, organisasi dapat menghindari kekurangan dan kelebihan dana. (Robbin dan Coulter (2009,h.346)

Fungsi Perencanaan SDM
• Individual
  •   mengetahui secara pasti rencana ketenagakerjaan dari organisasi
  •  memungkinkan pekerja untuk menyusun pengembangan karir bagi dirinya sendiri

• Organisasi
  • membantu pimpinan organisasi dalam upaya mendaya-gunakan SDM yang ada efisiensi
  • mampu menarik tenaga kerja yang benar-benar dibutuhkan, baik secara kuantitatif atau kualitatif yang dilakukan pada waktu yang tepat.
  • menambah kuatnya daya saing organisasi terhadap organisasi lain.

Prosedur Perencanaan SDM
  • Menetapkan secara jelas kualitas dan kuantitas SDM yang dibutuhkan.
  • Mengumpulkan data dan informasi tentang SDM.
  • Mengelompokkan data dan informasi serta menganalisisnya.
  • Menetapkan beberapa alternative.
  • Memilih yang terbaik dari alternative yang ada menjadi rencana.
  • Menginformasikan rencana kepada para karyawan untuk direalisasikan.
========================================================================
Pertemuan 4

Rekruitmen
- Proses untuk mendapatkan dan menarik pelamar sehingga perusahaan memiliki kumpulan calon karyawan.
- Usaha untuk mencari tenaga kerja dari sumber yang ada sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

Sumber Rekrutmen
INTERNAL : Promosi, transfer, rotasi.
EKSTERNAL
- Mereka yang mencari pekerjaan untuk Pertama kali
- Mereka yang sudah bekerja, tetapi tidak puas, ingin pindah kerja
- Mereka yang pernah bekerja & mengganggur

SUMBER-SUMBER TENAGA KERJA
- Internal Source
  Menggunakan Sumber dari dalam (Internal Source) dengan tujuan :
  – Meningkatkan morale (semangat) tenaga kerja yang sudah ada
  – Menjaga Kesetiaan Pegawai
  – Memberi motivasi kerja pada pegawai
  – Memberi penghargaan atas prestasi pegawai

  Keuntungan
  – Lowongan cepat terisi
  – Penyesuaian diri cepat
  – Meningkatkan semangat kerja pegawai
  – Menumbuhkan komitmen
  – Menekan biaya proses rekrutmen
  – Mengurangi biaya orientasi dan pelatihan

  Kelemahan
  – Menghambat Gagasan Baru
  – Dapat menimbulkan konflik bila penempatan salah
  – Karakter yang tidak baik akan tetap terbawa
  – Adanya kemungkinan promosi karyawan melebihi kapabilitas
  – Menghambat kreatifitas dan inovasi

- External Source
  Menggunakan sumber dari luar (external source) dengan tujuan :
  – Memperoleh gagasan/idea baru yang konstruktif
  – Untuk mencegah timbulnya persaingan yang bersifat negatif

  Keuntungan
  – Kesalahan dalam pengisian jabatan dapat dihindari karena adanya peluang besar untuk memperoleh calon  potensial
  – Kualifikasi tenaga kerja dapat lebih terjamin
  – Adanya gagasan/idea, nuansa yang baru
  – Transfer pengetahuan baru kepada karyawan lama

  Kelemahan
  – Proses memakan waktu lama
  – Membutuhkan biaya yang besar
  – Akan terjadi rasa tidak enak pada diri tenaga kerja yang sudah ada
  – Kelemahan bisa terjadi pada persoalan teknis
  – Perlu waktu lama bagi karyawan untuk penyesuaian
========================================================================
Pertemuan 5

Tujuan dari Pelatihan dan pengembangan
Memperbaiki efektifitas kerja untuk mencapai hasil kerja yang telah ditetapkan dan dilakukan oleh Training (pelatih) untuk memperbaiki penguasaan ketrampilan dan teknik-teknik pelaksanaan pekerjaan.

Metode Pelatihan:
On-the-job training (OJT)
Memberikan pelajaran mengenai pekerjaan melaluipekerjaan yang sebenarnya.
- Metode
  - Pelatihan
  - Rotasi
  - Tugas khusus
- Keuntungan
  - Murah
  - Adanya umpan balik segera
- Magang
  - Mengkombinasikan OJT dan instruksi kelas.
- Belajar secara informal
  - Belajar dari kegiatan yang dilakukan sehari-hari.
- Job instruction training (JIT)
  - Memberikan daftar pekerjaan, kunci dalammelakukan kerja, dan langkah-langkah kerjanya

OFF The Job Training
- Program-program pengembangan eksekutif di universitas-universitas atau lembaga-lembaga pendidikan lainnya, dimana para manajer berpartisipasi dalam program-program yang dibuka untuk umum melalui penggunaan analisa kasus, simulasi dan metode-metode lainnya.
- Latihan laboratorium, di mana seseorang belajar lebih sensitif (peka) terhadap orang lain, lingkungan.
- Pengembangan organisasi, yang menekankan perubahan, pertumbuhan, dan pengembangan keseluruhan organisasi
========================================================================
Pertemuan 6

Penilaian kinerja
Proses mengukur prestasi kerja yang dilakukan sebuah organisasi untuk mengevaluasi hasil kerja para karyawannya

Tujuan & Manfaat:
- Performance Improvement
- Compensation Adjustment
- Placement decision
- Training and Development needs
- Career planning & development
- Staffing process deficiencies
- Informational inaccuracoes and job-design errors
- Equal employment opportunity
- External challenges
- Feedback

Elemen Penilaian Kerja:
  • Validitas: keabsahan standar penilaian (sesuai dan relevan dengan jenis pekerjaan yg akan dinilai)
  • Agreement: standart penilaian disetujui dan diterima oleh semua pegawai
  • Realistis: dapat dicapai sesuai dengan kemampuan
  • Obyektif: Mampu mencerminkan keadaan yg sebenarnya tanpa menambah/mengurangi kenyataan

Proses Penilaian Kerja
- Mengidentifikasi Tujuan spesifik peniliaian kerja
- Menetapkan standar terhadap suatu jabatan
- Menyusun kriteria kinerja dan komunikasikan pada karyawan
- Melakukan penilaian kerja
- Mendikusikan hasil penilaian dengan pegawai

Masalah dalam Penilaian Kerja:
  • Halo Effect : satu aspek penilaian mempengaruhi aspek lainnya
  • Liniency Effect : harus berbuat baik pada pegawai
  • Severity Effect : harus menekan pegawai
  • Central Tendency : menilai rata-rata
  • Assimilation Effect : penilai cenderung menyukai pegawai yg mempunyai ciri-ciri atau sifat seperti mereka
  • Differential Effect : penilai cenderung menyukai pegawai yg mempunyai ciri-ciri atau sifat yg tidak ada pada dirinya
  • Recency Effect : memberikan penilaian atas dasar perilaku yg baru disaksikan






Sunday, September 30, 2012

Resume KSI Pertemuan 3 & 4

Pertemuan 3


Dimension Of Information System


Strategic Management
Strategic Management atau Top Management biasanya berhubungan dengan keputusan yang dibuat untuk cakupan yang sangat luas dan bersifat jangka panjang.

Tactical Management
Tactical Management atau Middle Management merupakan level manajemen yang membutuhkan informasi yang bersifat ringkasan. Informasi yang dibutuhkan meliputi data review, ringkasan, dan data hostori untuk membantu perencanaan dan pengontrolan operasional organisasi dan penerapan kebijakan yang telah dirumuskan oleh Management Level Atas . Keputusan yang dibuat biasanya bersifat jangka menengah.

Operational Management
Operational Management atau First line Management merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Mereka sering disebut supervisor, manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen, atau bahkan mandor.

Data yang dapat diubah menjadi Informasi:
-  Gambar
-  Numerik
-  Tabel
-  Diagram

Decision Support System
merupakan suatu sistem informasi yang diharapkan dapat membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan.


Komponen Decision Support System
Database
Sistem database berisi kumpulan dari semua data bisnis yang dimiliki perusahaan, baik yang berasal dari transaksi sehari-hari, maupun data dasar (master file). Untuk keperluan DSS, diperlukan data yang relevan dengan permasalahan yang hendak dipecahkan melalui simulasi.

Model Base
Komponen kedua adalah Model Base atau suatu model yang merepresentasikan permasalahan ke dalam format kuantitatif (model matematika sebagai contohnya) sebagai dasar simulasi atau pengambilan keputusan, termasuk di dalamnya tujuan dari permasalahan (obyektif), komponen-komponen terkait, batasan-batasan yang ada (constraints), dan hal-hal terkait lainnya.

Software System
Kedua komponen tersebut untuk selanjutnya disatukan dalam komponen ketiga (software system), setelah sebelumnya direpresentasikan dalam bentuk model yang “dimengerti” komputer . Contohnya adalah penggunaan teknik RDBMS (Relational Database Management System), OODBMS (Object Oriented Database Management System) untuk memodelkan struktur data. Sedangkan MBMS (Model Base 2 Management System) dipergunakan untuk mere-presentasikan masalah yang ingin dicari pemecahannya. Entiti lain yang terdapat pada produk DSS baru adalah DGMS (Dialog Generation and Management System), yang merupakan suatu sistem untuk memungkinkan terjadinya “dialog” interaktif antara komputer dan manusia (user) sebagai pengambil keputusan.

Sumber:
http://itsum.wordpress.com/tag/tactical-management/
http://gufronirido.blogspot.com/2009/05/tingkatan-manajemen.html
http://spermagaul.wordpress.com/2009/06/15/dss-decision-support-system/



Pertemuan 4

SISTEM INFORMASI FUNGSIONAL

Sistem Informasi Akuntansi
Merupakan sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi akuntansi. sisten ini mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan dalam perusahaan.

5 Tugas dasar Sistem Informasi Akuntansi:
- Pengumpulan data
- Manipulasi  Pemrosesan data
- Manajemen Data
- Pengendalian Data
- Penyiapan dokument


Sistem Informasi Keuangan
Digunakan untuk mendukung manajer keungan dalam mengambil keputusan yang menyangkut persoalan perusahaan dan pengalokasian serta pengendalian sumber daya keuangan dalam perusahaan. Informasi yang disajikan dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus. Data keuangan berasal dari sumber internal dan eksternal 

Subsistem Sistem Informasi Keuangan:

  • Subsistem intelijen keuangan berfungsi untuk mengidentififkasi sumber-sumber keuangan eksternal yang dapat manambah dana bagi perusahaan.
  • Subsistem audit internal berfungsi untuk menangani hasil-hasil audit secara internal
  • subsistem pemrosesan transaksi berupa sistem informasi akuntansi yang menghasilkan data-data keuangan
  • subsistem peramalan dan perencanaan keuangan berfungsi melakukan evaluasi terhadap kinerja keuangan saat ini dan terproyeksi dalam bisnis, membantu menentukan kebutuhan pendanaan dalam bisnis dan analisa metode-metode alternatif pendanaan
  • subsistem manajemen dana berguna untuk membantu pengelolaan aset
  • subsistem pengendalian keuangan berfungsi untuk melakukan evaluasi keuangan dan dampak keuangan terhadap pengeluaran modal yang diajukan.


Sistem Informasi Manufaktur
digunakan untuk mendukung fungsi produksi yang meliputi seluruh kegiatan yang terkait dengan perencanaan dan pengendalian proses untuk memproduksi barang atau jasa.


  • CAD : sistem yang menggunakan komputer untuk merancang suatu produk
  • CAM : sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengontrol suatu proses produksi
  • ROP: Sistem yang mendasarkan keputusan pembelian
  • MRP : Sistem yang dipakai untuk merencanakan kebutuhan berbagai bahan baku yang diperlukan dalam proses produksi
  • Robotic: Alat yang secara otomatis melakasanakan tugas-tugas tertentu dalam proses manufaktur



Sumber: http://www.slideshare.net/yaqinov/02-macam-macam-sistem-informasi


Tuesday, September 25, 2012

IBM Success Stories

EMT
EMT adalah salah satu penyedia telekomunikasi seluler  terkemuka Estonia.  Perusahaan ini memiliki lebih dari 80 toko retail dan kantor cabang di seluruh negeri, perusahaan ini juga mempekerjakan sekitar 500 orang lebih.

MIS yang digunakan:
EMT bekerjasama  dengan WebMedia, Mitra Bisnis IBM, untuk menciptakan cara sederhana untuk mengelola aturan bisnis, dengan menggunakan IBM WebSphere ILOG JRules.

Manfaat:
Back-office staf dapat membuat aturan yang menentukan bagaimana campaigns dan services akan digunakan dan siapa sasaran mereka - tanpa memerlukan programming knowledge yang lain.

Informasi yang  diperoleh oleh tiap level manajemen 
Top Management:
memperoleh informasi yang lebih cepat dari middle management untuk  menentukan strategi yang digunakan untuk memenuhi apa yang dibutuhkan oleh para pelanggan.

Middle Management:
memeproleh informasi yang lebih capat dan akurat dari Low Management

Low Management:
memperoleh informasi produk yang diinginkan oleh pelanggan dan kemudian  disampaikan terhadap middle management untuk disampaikan kepada top management


Sumber: http://www-01.ibm.com/software/success/cssdb.nsf/CS/STRD-82ZF2L?OpenDocument&Site=corp&cty=en_us

Tuesday, September 18, 2012

Resume KSI pert.1-2

Sistem adalah Sekumpulan yang saling terkait dan bekerjasama untik mencapai tujuan tertentu dengan menerima input dan menghasilkan output melalui suatu proses transformasi yang terorganisasi dan memiliki batasan yang jelas.

Sistem Informasi adalah Sekumpulan pelaksana, prosedur dan alat yang d organisasikan secara terintegrasi untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat.

Tipe-tipe sistem informasi
Manual
- Paper-based
- Computer based
Otomatis
- Teknologi sistem informasi

Teknologi sistem informasi adalah Sekumpulan prosedur, hardware, software, dan brainware yang di organisikan secara terintegrasi  untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat.

Model sistem informasi bisnis :
People resources
- End user
- IS specialist
Software resources :
Semua intruksi / langkah pemrosesan data dan/atau informasi
Hardware resources :
Semua perangkat fisik yang digunakan untuk melakukan pengolahan data
Network resourcesSemua perangkat fisik yang yang digunakan untuk mengalirkan data ke pengguna di   tempat yang berbeda   lokasi
Data resources : Semua fakta yang terkait dengan transaksi bisnis dan informasi yang merupakan hasil pengolahan fakta transaksi bisnis

Sistem informasi bisnis harus dapat
-          menyampaikan informasi yang tepa
-          kepada orang yg tepat
-          pada waktu yang tepat
-          dengan menggunakan format yang tepat

Kerangka pengetahuan TSI
-          foundation concepts
-          information technology
-          bussiness application
-          development processes
-          management challenges

Operating Support system
-          Sistem informasi yang digunakan untuk meningkatkan efesiensi dan efeektifitas, pengendalian proses, komunikasi dan kolaborasi kegiatan operasional bisnis
-          Transaction processing system (mengolah data operasional transaksi bisnis)
-          Process control system  (memantau dan mengendalikan proses fisik)
-          Enterprise collaboartion systems (meningkatkan kerjasama dan komunikasi)

Type of OSS Transaction Processs
-          Batch processing
-          Online processing

Management Support System
-          System informasi yang digunakan untuk menyediakan informasi dan mendukung proses pengambilan keputusan yang efektif oleh manajemen (manajer dan direksi)
-          Management information system (menyediakan laporan, rekap dan display dari kegiatan operasional bisnis)
-          Decision support system (menyediakan dukungan terhadap pengambilan keputusan secara enteractive)
-          Executive information system (menyediakan informasi dari internal dan external perusahaan untuk executives
Other support system
-          Expert systems
-          Knowledge management system

Klasifikasi SIB berdasarkan ruang lingkup
-          Functional business systems
-          Strategic information system
-          Cross-functional information system